Sejarah

  • Sekilas Yayasan  Pendidikan Ibnu Sina (Yapis)

Yayasan Pendidlkan Ibnu Sina (YAPIS) Batam didirikan pada tanggal 27 Rajab 1397 H. bertepatan dengan tanggal 14 Juli 1977 M. Berdasarkan Akta Notaris R. MINARNO HARDJOKOESOEMO, S.H. Nomor : 15 tanggal 25 Juli 1977 dan Perubahan Anggaran Dasar Yayasan Pendidikan akta Notaris Nurhayati Suryasumirat, S.H., Nomor 33 tanggal 22 Juni 1993, berkedudukan di Batam dan beralamat di : Jl. Teuku Umar  Lubuk Baja Kota Batam, Telp. (0778) 424246 Fax. (0778) 458394. e-mail : ibnu_sina @yahoo.com.

Pada saat ini Yayasan  Ibnu Sina Batam  telah memiliki sarana dan prasarana yang cukup memadai, memiliki Gedung Permanen sebanyak  4 (empat)   buah terdiri dari 3(tiga) buah bangunan berlantai (dua) dan 1(satu) buah Gedung Iantai 4 (Empat). Diatas  tanah  seluas  :  16.005 M2 (Enam belas ribu lima meter persegi).  Dan Sejak tahun 1977 sampai saat ini Yayasan pendidikan ibnu Sina Batam telah mengelola pendidikan mulai dari TK sampai jenjang pendidikan tinggi, yang terus dikembangkan dan dikelola sesuai dengan tuntutan masyarakat, sehingga diharapkan mampu menjadi sebuah Yayasan Pendidikan yang modern & unggul dengan tetap berpijak pada konsep perpaduan ilmu pengetahuan teknologi yang berbasiskan Islam. Sedangkan nama Ibnu Sina diabadikan dari nama tokoh Ilmuwan Islam dan Bapak Kedokteran dalam Literatur barat lebih dikenal dengan nama Avicenna, oleh karena itu adalah wajar jika Yayasan Pendidikan Ibnu Sina mengelola Insitusi  Pendidikan dibidang Kesehatan.

Yayasan Pendidikan Ibnu Sina (YAPIS) Batam, telah berhasil mengelola beberapa Sekolah Tinggi masing-masing; Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Jurusan  Manajemen dan  Jurusan Akuntansi; Sekolah Tinggi Agama  Islam (STAI) Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), Jurusan Ekonomi Islam/Perbankan Syariah (D-III) Progam Akta IV; Sekolah Tinggi Teknik (STT) Jurusan Teknik Informatika  dan Jurusan Teknik Industri yang  telah berhasil melahirkan para sarjana yang berkualitas khususnya di daerah Kepulauan Riau. Pada tanggal 10 Februari 2007 telah didirikan  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes )  Ibnu Sina Batam, dengan berdirinya STIKes Ibnu Sina Insyaallah Universitas Ibnu Sina  menjadi kenyataan. Hal tersebut sangat memungkinkan karena  Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam, telah mengelola  beberapa Program studi melalui institusi.

  • Sejarah Berdirinya STIKes Ibnu Sina Batam

Latar belakang Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ibnu Sina Batam tidak lepas  dari Perkembangan Pendidikan Nasional terutama Pendidikan di bidang Kesehatan. Menyadari Kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam bidang Kesehatan sebagai upaya Kesehatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan masyarakat Indonesia tersebut, maka Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam, ikut bertanggung jawab untuk mengemban tugas dalam mempersiapkan tenaga akademik dan manajerial dalam Bidang Ilmu Kesehatan Lingkungan dan Ilmu Kesehatan & Keselamatan Kerja, sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab terhadap pembangunan manusia Indonesia seutuhnya, sebagai bukti nyata pembangunan Kawasan Kepulauan Riau (KEPRI) pada umumnya dan Kota Batam pada khususnya, demi terwujudnya Kota Batam sebagai Bandar Dunia yang Madani.

Diawali melalui pertemuan Pemprakarsa Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ibnu Sina Batam pada tanggal  22 Desember 2006, Bahzomi Fuadi, Alumni STIE Ibnu Sina Angkatan I/1993 dengan Ketua Umum Yayasan Pendidikan Ibnu Sina (H. Andi Ibrahim, BA)   membahas Rencana kerja dan Proposal tentang Studi Kelayakan serta Pra Syarat Pendirian STIKes yang kemudian pada tanggal 6 Januari 2007 Ketua Umum Yayasan Pendidikan Ibnu sina memberikan surat Perintah Kerja Nomor : 25-01/YAPIS/I/2007 dan Surat mandat Nomor : 26-01/YAPIS/I/2007 kepada Sdr. Bahzomi Fuadi,  sebagai legalitas dasar realisasi rencana pelaksanaan pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ibnu Sina Batam. Pada tanggal 10 Januari 2007, Ketua umum Yayasan Pendidikan Ibnu Sina menandatangani proposal dan surat-surat yang diperlukan untuk disampaikan kepada Instansi terkait sebagai dasar untuk meminta rekomendasi pendirian STIKes Ibnu Sina Batam. Setelah melakukan konsultasi dengan Kopertis Wilayah X di Padang dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau serta hasil pengumpulan data maka pada tanggal 10 Februari telah ditetapkan Statuta Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ibnu Sina Batam, sebagai Pedoman Dasar Penyelenggaraan kegiatan yang dipakai sebagai acuan untuk merencanakan, mengembangkan program, penyelenggaraan kegiatan fungsional, sesuai dengan tujuan STIKes, dan berisi dasar-dasar yang dipakai sebagai rujukan pengembangan, peraturan umum, peraturan akademik dan prosedur Operasional. Atas dasar itulah dicatat hari berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ibnu Sina Batam,  pada hari Sabtu tanggal 10 Februari 2007.

Sebagai realisasi Surat permohonan rekomendasi dan dukungan Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ibnu Sina Batam, Pada tanggal  10 Maret 2007 dan tanggal 24 Juni 2007, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Tanjung Pinang),  Moh. Bisri, SKM dan dr. Antoni Simatupang, melakukan  kunjungan/supervisi di lokasi kampus untuk menjajaki kemungkinan dan perencanaan berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ibnu Sina Batam, yang kemudian dari hasil kunjungan tersebut Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau memberikan rekomendasi melalui Surat  No. : 1028/Dinkes-PGB/V/2007 tanggal 18 Mei 2007 dan merekomendasikan kepada Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia PPSDM Departemen Kesehatan RI,   2 (dua) program studi yaitu Program studi  Ilmu Kesehatan Lingkungan  dan Program studi Ilmu Kesehatan & Keselamatan kerja.

Rekomendasi yang mendukung berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes)  Ibnu Sina Batam adalah sebagai berikut :

  1. Dinas Pendidikan Kota Batam Nomor  : 129.1/422.9/DIKMEN/II/2007 tanggal 08  Pebruari 2007;
  2. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Provinsi Kepri Nomor  : 16/160/Rekom/II/2007  tanggal 17 Pebruari 2007;
  3. Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Batam  Nomor  : KS.02.01.1.151 tanggal 23 Pebruari 2007;
  4. Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Batam  Nomor  :  KS.02.01.1.14023 tanggal  23 Pebruari 2007
  5. Walikota Batam Nomor  : 219/SKL/HK/II/2007,  tanggal  26 Pebruari 2007;
  6. Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (APTISI)  Wilayah X- B Kepri  Nomor  : 03/APTISI/II/2007 tanggal 26 Pebruari 2007;
  7. Dinas Kesehatan Kota Batam Nomor  : 936/440/DKK/TU-1/II/2007  tanggal 24 Februari 2007;
  8. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kota  Batam  Nomor  : 12/170/II/2007 tanggal 27  Pebruari 2007;
  9. Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah X Padang,  Nomor  : 255/010/KL/2007 tanggal 28 Pebruari 2007;
  10. Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Nomor  : 1028/Dinkes-PGB/V/2007 tanggal 18 Mei 2007;
  11. Departemen Kesehatan RI C/q. Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan melalui surat. Nomor :  HK.03.2.4.1.05197 tanggal 17  Desember 2007, tentang  Persetujuan Pembukaan Program studi baru Program Ilmu Kesehatan Lingkungan;
  12. Departemen Kesehatan RI C/q. Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan melalui Surat Nomor : HK.03.2.4.1.05200 tanggal  17 Desember 2007, tentang Program Studi Ilmu  Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Pada tanggal Ketua Umum Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam dengan Surat Keputusan  No -01/YAPIS/III/2008,  mengangkat Unsur Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes)  Ibnu sina Batam.

Pada tahun akademik 2008/2009 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ibnu Sina Batam dengan Program Studi Ilmu Kesehatan Lingkungan dan Ilmu Kesehatan & Keselamatan kerja menerima mahasiswa sebanyak 59 orang dari lulusan Akademi (D-3) Keperawatan, Gizi, Sanitasi Kesehatan Lingkungan, Kebidanan, Fisioterapi, Analis Kesehatan/Medis, Analis Farmasi dan Makanan, Kimia Analis, Kesehatan Gigi, Hiperkes dan Kesehatan Kerja, Teknik Radio Diagnostik dan Radio Terapi serta Statistik.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No : 71/D/O/2008 tanggal 18 April 2008 tentang Izin Penyelenggaraan Program-program Studi Ilmu Kesehatan Lingkungan Jenjang (S-1) dan Program Studi Ilmu Kesehatan & Keselamatan Kerja  dan Izin Pendirian   Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ibnu Sina Batam.

STIKes Ibnu Sina Batam tahun akademik 2008/2009 melaksanakan kurikulum yang disusun  untuk Sarjana Kesehatan Masyarakat (S-1) Program Studi Ilmu Kesehatan Lingkungan dan Program Studi Ilmu Kesehatan dan Keselamatan Kerja berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0310/U/1994 tanggal 30 November 1984 tentang kurikulum yang berlaku secara nasional bagi Program Sarjana Ilmu Kesehatan, yang tertuang dalam Surat Keputusan Ketua STIKes Ibnu Sina Batam Nomor : 77a tanggal 14 Juli 2008 tentang Penetapan Kurikulum Pendidikan Sarjana (S1) Program Studi Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ibnu Sina Batam yaitu kurikulum berbasis kompetensi (KBK), merujuk pada Pasal 37 ayat (2), Pasal 38 ayat (3) dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pasal 9 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Ibnu Sina Batam dengan Program studi Ilmu Kesehatan Lingkungan dan Ilmu Kesehatan & Keselamatan kerja dipimpin oleh drg. Chandra Rizal, M.Si,  sebagai Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan Lingkungan Ibrahim, S.Si, M.Kes sedangkan Ketua Program Studi Ilmu Kesehatan dan Keselamatan Kerja dr. Agung Sundaru Dwi Hendarta, MKK dan yang dilantik  oleh Ketua Yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam pada tanggal 19 Juni 2008 Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum yayasan Pendidikan Ibnu Sina Batam nomor : 231-01/KPTS/YAPIS/IV/2008 Tanggal 03 April 2008 Drg. Chandra Rizal, M.Si dilantik sebagai Ketua STIKes Ibnu Sina Batam yang pertama untuk periode 2008-2013.